LAMONGAN, KAMIS - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Soekarso-Syaifullah Yusuf atau Karsa unggul di Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro. Adapun pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono unggul di Gresik dan pasangan Soenarjo-Ali Ma schan Moesa unggul di Tuban.
Pengamataan Kompas hingga Kamis (24/7) pukul 15.00 data di Komisi Pemilihan Umum Lamongan menunjukkan Karsa meraih 173.814 suara atau 27,89 persen. Karsa unggul di sembilan kecamatan yakni Bluluk, Modo, Kedungpring, Brondong, Laren, Paciran, Mantup, Kemba ngbahu dan Deket.
Di urutan kedua pasangan Kaji meraih 171.780 suara atau 27,56 persen. Kaji unggul di 12 kecamatan yakni Babat, Sekaran, Maduran, Pucuk, Solokuro, Sukodadi, Lamongan Kota, Tikung, Karangbinangun, Karanggeneng, Glagah dan Sarirejo.
Adapun pasangan Sutjipto-Ridwan (SR) meraih 139.920 suara atau 22,45 persen. Pasangan SR unggul di enam kecamatan yakni Sukorame, Ngimbang, Sambeng, Sugio, Kalitengah, dan Turi. Pasangan Salam meraih 90.845 suara atau 14,57 persen sedang pasangan Achmady- Suhartono (Achsan) meraih 46.917 suara atau 7,53 persen.
Pada pemlihan gubernur ini jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 646.335 orang sedang yang tidak menggunakan hak pilihnya sebanyak 384.534. Jumlah yang golput di Lamongan sebanyak 37 persen.
Di Gresik pasangan Kaji unggul dengan meraih 137.834 suara, atau 16,15 persen dari 853.615 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Karsa berada di urutan kedua dengan 107.986 suara atau 12,6 persen, Achsan (87.017) atau 10,19 persen, Salam 78.782 atau 9,23 persen dan SR 74.541 suara atau 8,73 persen.
Pasangan Kaji unggul di 12 kecamatan, yakni Gresik, Kebomas, Manyar, Cerme, Duduksampeyan, Benjeng, Driyorejo, Kedamean, Menganti, Bungah, Sidayu, dan Panceng. Pasangan Achsan unggul di empat kecamatan, yakni Balongpanggang, Ujungpangkah, Sangkapura, dan Tambak. Adapun Karsa unggul di dua kecamatan yakni Wringinanom dan Dukun. Ya ada perubahan suara paling kecil namun prosentasenya tidak akan banyak berubah, kata Anggota KPU Gresik Nur Faqih.
Di Bojonegoro dari jumlah pemilih 1.004.000 dan yang menggunakan hak pilihnya 565.000 dan tercatat suara tidak sah 22.000. Pasangan Karsa sementara unggul karsa 161.000 atau 30 persen, Kaji 151.000 atau 28 persen, Salam 117.000 atau 20,7 persen, SR 87.000 atau 15,3 persen dan Achsan 25.000 suara atau 4,42 persen.
Ketua KPU Bojonegoro M Masjkur, menyatakan KPU Bojonegoro tidak melakukan perhitungan cepat tetapi menggunakan penghitungan manual. "Data masih di Panitia Pemilihan Kecamatan," kata Masjkur.
Sementara di Tuban sempat ada ada perbedaan surat suara terhitung versi KPU dan versi Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur di Tuban. Surat terhitung versi Panwaslu 535.545 suara versi KPU 535.045, daftar pemilih tetap (DPT) versi Panwaslu 874.540, sedang m enurut KPU sebanyak 874.040.
Ketua Kelompok Kerja DPT dan Pemungutan Suara Panwaslu Tuban Edy Thoyibi mengatakan setelah di cek yang benar KPU. "Kami sudah bertemu KPU dan setelah dicek ada kesalahan entry data dari staf Panwas," kata Edy kepada Kompas Kamis malam.
Sebelumnya versi KPU Tuban pasangan Salam meraih posisi tertinggi dengan 150.514 suara, Kaji 118.019 suara, SR 110.197 suara, Karsa 92.203 suara dan Achsan 33.761 suara. Versi Panwaslu Salam memperoleh 151.190 suara, Kaji 118.191 suara, SR 110.476 suara, Karsa 92.280 suara dan Achsan 34.893 suara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang